Wartawan pun Kagum Dengan MAD
Setelah melalui persiapan panjang, GOMOBILE akhirnya resmi meluncurkan produk unggulannya, MAD (Mobile Advantage) pada Rabu (20/1). Momen bersejarah ini diawali dengan jumpa pers yang digelar di Times Square, Grand Indonesia.

Kiri ke kanan: Presiden Direktur Bobby Arthawan dan Direktur Produk Thomas Setiawan memperagakan MAD di hadapan para wartawan dari 48 media cetak & elektronik.
Di acara ini, wartawan dari 48 media cetak & elektronik antusias mendengarkan penjelasan tentang MAD oleh Presiden Direktur GOMOBILE Bobby Arthawan dan Direktur Produk GOMOBILE Thomas Setiawan. Kedua sosok penting di GOMOBILE itu menjelaskan keunggulan MAD di bidang pemberitaan dan iklan dalam konsep One Cast.

Para wartawan antusias bertanya sesaat setelah mendengar penjelasan tentang MAD.
Para wartawan mengaku kagum dengan MAD, terutama adanya Artificial Intelligence yang membuat MAD mampu menyajikan berita dan iklan sesuai segmen yang dikehendaki. Saking kagumnya para wartawan dengan MAD, mereka rela menunda makan siang demi menggali semua informasi tentang MAD dari Bobby dan Thomas.
Saat ini MAD baru bisa dinikmati pemilik ponsel berbasis Symbian. Namun, tahun ini GOMOBILE menargetkan mampu melayani lebih dari 75 persen platform sistem operasi di Indonesia. GOMOBILE siap menggaet sekira satu juta pelanggan MAD pada 2010.
MAD Ukir Sejarah
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring sangat kagum ketika menghadiri Grand Launching produk unggulan GOMOBILE yang dinamakan MAD (Media Advantage) di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski pada Rabu (20/1). Dalam pidatonya, Tifatul menyebut MAD sebagai terobosan baru yang akan menggairahkan industri pemberitaan & periklanan di Indonesia. Ia bahkan menyebut MAD, yang merupakan 100 persen karya anak bangsa, sebagai hal yang akan dicatat dalam sejarah karena merupakan media pertama yang menggabungkan mobile news dan mobile marketing dengan konsep yang sangat inovatif dimana sekarang pemasar atau pemegang merek dapat mengetahui dengan benar siapa target penerima iklan mereka dan berkomunikasi dengan mereka satu per satu (One Cast).
|
Menkominfo Tifatul Sembiring memberikan sambutan pada peluncuran MAD. |
Kiri ke Kanan: Preskom GOMOBILE Hilmi Panigoro dan Menkominfo Tifatul Sembiring, sesaat setelah peluncuran MAD |

Kiri ke kanan: Head of Indonesia Advertising Agency Association Harris Thayeb, President Director GOMOBILE Bobby Arthawan, Menkominfo Tifatul Sembiring, Preskom GOMOBILE Hilmi Panigoro, Product Director GOMOBILE Thomas Setiawan, Associate Director Retail Measurement Service AC Nielsen Krisetiadi Purwanto sesaat setelah meluncurkan MAD.
"Saya kira MAD akan dicatat dalam sejarah. Saya berharap MAD bisa terus dikembangkan agar membawa semakin banyak manfaat bagi pengguna ponsel," ujar Tifatul yang didampingi Badan Pangawas Periklanan PPPI, FX Ridwan Handoyo, Vinchy Cuyegkeng dari Nokia Interactive Asia Pacific, Krisetiadi Purwanto dari Nielsen Company, dan tiga tokoh penting GOMOBILE, yakni Hilmi Panigoro, Bobby Arthawan, dan Thomas Setiawan.
Sebagai media baru, MAD memang mempunyai keunggulan yang patut dibanggakan. Salah satu keunggulan itu adalah biometric data yang didapat dengan menggunakan Iris Scanner yang digunakan MAD untuk memverifikasi anggotanya. Di dunia, baru GOMOBILE yang menerapkan teknologi secanggih ini untuk bidang pemasaran.

Proses registrasi menggunakan Iris scanner.
Didukung dengan Artificial Intelligence yang dimiliki MAD, maka demografi dan psikografi anggota bisa diketahui dengan pasti dan terbentuk suatu profil yang tidak mungkin tertukar dan terjadi replikasi. Inilah yang menyebabkan hanya MAD satu-satunya media yang bisa melakukan One Cast (one-to-one news and advertisement distribution) dalam bidang mobile news and marketing.
Sementara itu, Ketua PPPI DKI Jakarta Irfan Ramli yang hadir dalam jumpa pers Grand Launching MAD di Times Square, Grand Indonesia mengaku bangga dengan MAD. Ia yakin MAD akan menjadi media iklan digital yang mampu mendukung media iklan konvensional lainnya seperti TV, media cetak, dll.

Direktur Produk GOMOBILE saat menggelar jumpa pers.


